Football on Fire Ricky Kusnandar: Tulisan Teori Organisasi Umum - Perilaku Konsumen Pada Suatu Produk

Pages

Thursday, May 30, 2013

Tulisan Teori Organisasi Umum - Perilaku Konsumen Pada Suatu Produk



PERILAKU KONSUMEN PADA SUATU PRODUK

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen :
1.      Faktor Ekstern
Faktor yang berasal dari luar, meliputi :
a)     Faktor social
b)     Faktor kultural

2.      Faktor Internal
Faktor yang berasal dari luar, meliputi :
a)     Economic Situation
b)     Lifestyle
c)     Personality and Self Concept
d)    Age and Life Cycle Stage
e)    Occupation

3.     Faktor Psikologi
a)     Motivation
b)     Perception
c)     Learning
d)    Beliefs and Attitude


PROFIL PRODUK COCA-COLA
Coca-Cola adalah minuman ringan berkarbonasi yang dijual di toko, restoran, dan mesin penjaja di lebih dari 200 negara. Minuman ini diproduksi oleh The Coca-Cola Company asal Atlanta, Georgia, dan sering disebut Coke saja (merek dagang terdaftar The Coca-Cola Company di Amerika Serikat sejak 27 Maret 1944). Perusahaan ini memproduksi konsentrat yang kemudian dijual ke pabrik Coca-Cola berlisensi di seluruh dunia.
Jenis-jenis Coca-Cola di Indonesia
Di Indonesia, Coca-Cola diproduksi oleh PT. Coca-Cola Bottling Indonesia, Bekasi 17520-Indonesia, terdapat tiga versi, yaitu :
Coca-Cola, minuman berkarbonasi rasa kola
Diet Coke, versi diet dari Coca-Cola
Coca-Cola Zero, versi tanpa kalori dari Coca-Cola

Komposisi Coca-Cola :

Air berkarbonasi, gula, perisa kola, pewarna karamel, pengatur keasaman asam fosfat, kafein.
Analisis SWOT pada produk coca-cola :

Strength (kekuatan) 
kehigienisan proses
merknya sudah branded
Produk sudah terpercaya
Merupakan produk minuman soda di Indonesia yang sudah menjadi produk favorit di Indonesia

Weakness (kelemahan) 
Memiliki rasa yang sama dengan minuman soda lain

Opportunity (peluang) 
BrandLoyalty coca-cola yang kuat ymerupakan hasil dari pengembangan saluran distribusi, menjaga kualitas, dan strategi promosi yang dilakukan dengan jargon “segarkan semangatmu” sehingga menjadi familiar disemua kalangan masyarakat Indonesia dan memberikan suggesti untuk membeli produk  ini.
soda merupakan minuman yang masih umum di Indonesia dan coca-cola dapat dikonsumsi dimana saja.

Threath (Ancaman)
Banyaknya kompetitor / pesaing dengan banyak variasi rasa. Seperti produk Bigcola minuman bersoda.
Gaya hidup masyarakat Indonesia yang akan berubah, banyak masyarakat nya yang juga suka minum kopi atau minum teh.

Jadi, Produk coca-cola memiliki keunggulan–keunggulan dibandingkan produk minuman soda lain dimata konsumen, baik dari segi faktor psikologis (selera , motivasi konsumen menyukai dan memilih produk ini dibanding produk lain) , factor intern (seperti pendapatan, pekerjaan, yang mempengaruhi pembelian terhadap produk coca-cola) , dan faktor eksternal ( budaya melalui produk dalam negeri atau produk luar negeri, lingkungan sekitar, faktor ikut-ikutan dan sebagainya). Konsumen menyukai coca-cola karena keunggulan produknya seperti berikut ini :
Factor kehigienisan proses 
Factor komposisi, misalkan tingkat kemanisannya 
Factor kesegaran dan kehigienisan bahan baku 
Factor merk ( brand ) 
Factor ke ekonomisan harga
Untuk mendapatkan kepuasan maksimal, konsumen memberi saran yang membangun terhadap produk coca-cola dan dapat dilihat sebagai suatu peluang (opportunity) pengembangan produk maupun pendapatan. Saran-saran tersebut sebagai berikut : 
Perbanyak variasi produk 
Pertahankan kualitas kemasan produk

No comments:

Post a Comment